Online Shop Baju Anak

Tampilkan postingan dengan label INFORMASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFORMASI. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Agustus 2019

PENGALAMAN CABUT GIGI GERAHAM

Cukup lama merasakan sakit gigi, akhirnya saya memberanikan diri untuk pergi ke Dokter gigi. Hari Jumat, 26 Juli 2019, saya sudah berangkat dari jam 7 pagi ke RS Koja. Sampai di sana jam 07:30. Saya melihat antrian panjang di pintu masuk seperti orang antri sembako. Saya yang bingung, karena jarang berobat di RS, lalu nanya dengan satpam. Satpam menjelaskan kalau Ibu pakai BPJS, silahkan ikut antrian, tapi kalau Ibu bayar Mandiri, silahkan langsung ke loket lantai 3. 

Karena gigi sudah ga tidak tertahankan sakitnya, saya bergegas ke lantai 3. Sampai lantai 3, antrian hanya sekitar 3 orang saja. Sambil menunggu loket dibuka, saya berbincang2 dengan sesama pasien disitu. Yang tujuan ke Dokter gigi si, cuma saya saja.
Sekitar jam 08:00 loket dibuka, langsung saya mendaftar dan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 60.000.

Untuk poli gigi, saya di arahkan ke gedung baru lantai 4C. Sampai di poli gigi, saya liat antrian sudah lumayan banyak. Saya masukan berkas ke dalam ruangan dokter, dan tunggu dipanggil. Awalnya saya kira, akan lama dipanggilanya, ternyata selang 5 menit menunggu, saya sudah dipanggil ke dalam. Saya langsung duduk dan bersiap untuk di periksa. 

Dokter yang meriksa saya itu Dr. Ratna. Setelah di cek2, info Dokter, ada 4 gigi yang harus dicabut. Tapi hari ini cabut yang paling sakit dulu saja. Setelah saya oke dan siap buat di cabut, langsung Dokter memberi suntik bius di gusi dan pinggir mulut saya. Saya disuruh bayar dulu ke loket, setelah itu balik lagi kesana buat di cabut. Untuk biaya cabut gigi geraham Rp. 200.000 / gigi.

Setelah saya membayar ke loket, saya balik lagi ke ruangan dokter untuk segera eksekusi. Bibir dan pipi saya sebelah kiri sudah tidak berasa apa2 akibat suntik bius tadi. Saya buka mulut, kemudian dokter memasukan tang untuk mencabut gigi saya. Ga sampe 5 menit, gigi sudah tercabut dan saya disuruh gigit kain kasanya. 

Ternyata cabut gigi TIDAK se SAKIT yang saya bayangkan. Heheheh...
Next nya masih ada 3 gigi lagi yang harus di cabut. Mungkin satu atau 2 bulan lagi saya akan balik ke Dokter gigi lagi. Info dokter saya tidak boleh berkumur sampai sore nanti.

Akhirnya saya tebus obat setelah pulang dari RS. Saya dapat 2 obat penghilang nyeri dan antibiotik. Saya minum obat 3x sehari. Setelah beberapa jam dicabut, gusi terasa nyeri, tapi tidak sesakit saat sakit gigi. Rasa sakit berangsur hilang setelah obat habis.

Alhamdulillah,,, sekarang saya sudah bisa makan normal lagi. Terima kasih ya Dokter...

Itulah pengalaman saya ketika cabut gigi. Semoga bermanfaat ya buat para pembaca yang mau ke dokter gigi. ^_^






Selasa, 23 Juli 2019

SAKIT GIGI OH,, SAKIT GIGI...




Hasil gambar untuk GAMBAR SAKIT GIGI


Sakit gigi emang bener2 menyiksa yaa..
Bener kata judul lagu "Lebih baik sakit hati daripada sakit gigi"...

Seperti yang saya alami saat ini. Kalau boleh memilih si, mendingan sakit flu biasa deh daripada ngerasain sakit yg bener2 ampun deh rasanya ngiluuu bangettt.... hikssss...

Sedikit cerita, gigi gerahamku yang kiri dan kanan sudah bolong. Sudah pernah ditambal dan tambalannya sudah copot. Kalau kata dokter si, di dalam gigi geraham ku yang kiri ada tumbuh gigi lagi. Jadi salah satu jalan ya,, harus dilakukan operasi kecil. Aduh,, mendengar kata "operasi" udah ciutt duluan kyanya ni nyali.. hehhee..
Rencana si minggu depan mau coba ke rumah sakit buat periksa gigi. Nanti aq share ya pengalamanku saat ke dokter gigi.

Beberapa hari ini, untuk mengatasi sakit gigi ini, aq mencoba mengkonsumsi obat sakit gigi yg beredar di pasar dan melakukan hal berikut. Ini aq coba kasih refrensi ya. Siapa tahu bisa bermanfaat.

1. Ponstan tablet
    Jika kamu mencari obat sakit gigi yang bisa diminum tanpa harus ada resep dokter,            maka pilihlah Ponstan. Obat sakit gigi bisa digunakan untuk sakit gigi karena gigi                berlubang, nyeri atau radang gusi, bahkan jika sakit gigi disertai vertigo, obat ini              tetap aman untuk dikonsumsi. Selain harganya hanya Rp. 3.500 per tablet, Ponstan            juga obat yang bisa dikonsumsi untuk semua kalangan, dewasa dan anak-anak.                  Untuk diperhatikan, minumlah tablet sesuai usia sesaat setelah makan.

 

2. Cataflame 50 mg
    Cataflam adalah obat untuk meredakan nyeri dan/atau kaku otot, nyeri punggung,            osteoarthritis, rematik, sakit gigi, asam urat, dan nyeri haid.
    Cataflam tergolong ke dalam kelas obat NSAID. Cataflam mengandung diclofenac              potassium yang bekerja mengurangi zat dalam tubuh penyebab peradangan dan                pembengkakan.
3. Berkumur dengan air garam
4. Mengompres dengan air dingin
Tetapi karena memang gigi berlubang saya sudah parah, hal2 di atas hanya bersifat sementara. Jadi setelah makan, biasanya akan terasa ngilu lagi.
Berikut adalah jenis makanan yang bisa dimakan saat sakit gigi :
1. Bubur
Bubur dari bahan beras putih atau merah yang disajikan hangat, ditambah kuah yang tidak pedas, atau santan untuk bubur beras merah, sangat cocok untuk penderita sakit gigi. Makan bubur tidak membutuhkan kunyahan ekstra, bahkan bisa langsung ditelan, apalagi jika ditambah kuah atau sayur yang di potong kecil-kecil.
Bisa juga ditambah daging apa saja yang di giling lembut.
2. Roti Tawar dan Susu
Roti tawar dimasukkan ke dalam segelas susu hangat juga enak buat penderita sakit gigi.
3. Umbi-umbian Di Rebus Empuk
Makanan umbi-umbian seperti ketela pohon, ketela rambat, kentang, dan sejenisnya, dimasak sampai lunak, cocok juga menjadi makanan favorit penderita sakit gigi.
4. Telur Rebus
Jika suka makan telur dan tidak memiliki alergi memakannya, ini juga bagus untuk makanan saat sedang sakit gigi. Efek mengenyangkan lebih terasa jika direbus daripada digoreng.
5. Buah dan Sayur
Buah dan sayur bagus untuk yang sehat giginya, apalagi yang sedang sakit gigi. Caranya bisa dengan dibuat jus. Buah-buahan yang lunak seperti pepaya, semangka, tomat, tidak harus dibuat jus.
Akan tetapi buah yang sedikit keras atau berserat seperti apel, mangga, jambu biji, sebaiknya dibuat jus supaya saat memakannya tidak perlu menguyah yang menyebabkan gigi yang sedang sakit bersinggungan dan saling menekan
Untuk para pembaca yang sedang sakit gigi, bisa melakukan hal2 di atas ya. Semoga cepat sembuh ya Pemirsah.... Aamiin.. ^_^