Online Shop Baju Anak

Senin, 08 Juli 2019

SETELAH HUJAN, AKAN TIMBUL PELANGI

Melihat judul postingan di atas, saya kembali mengingat masa2 dimana ketika keluarga 
kecilku diberikan ujian oleh Alloh SWT. Suamiku sempet nganggur beberapa bulan 
dikarenakan habis masa kontrak kerja.

Sebelumnya suami kerja di salah satu perusahaan kelapa sawit di Jakarta tetapi ditugaskan untuk ke daerah Kalimantan. Project tersebut untuk masa 1 tahun. Tepat bulan Januari 2019, suami sudah tidak bekerja lagi karna sudah habis kontrak. Awal2 suami tidak bekerja, suasana di rumah masih berjalan seperti biasanya. Tetapi setelah beberapa bulan berjalan, suami belum juga dapat kerjaan, suasana jadi ga karuan. Fikiran jadi mumet dan bawaannya emosi terus kalau liat suami. Alhamdulillah nya si, saya masih bekerja di kantor. Jadi kebutuhan sehari2 masih bisa tertutupi walaupun harus pas-pas an.


Masalah juga bertambah, karena selama ini kami tinggal di rumah orang tua saya. Bisa dibayangkan jika jadi orang tuan, yang anak nya harus bekerja seorang diri sedangkan suaminya di rumah. Walaupun orang tua saya tidak pernah menyinggung hal ini di depan ku, tapi dari raut mukanya yang sedih saya tau mereka juga sedih akan kejadian ini.


Saya sebagai pihak yang berada di tengah2, harus bersikap adil. Disaat suami terpuruk, saya berusaha buat bikin dia semangat untuk mencari kerja lagi. Dan saya juga berusaha memberikan pengertian ke orang tua saya agar ikut sabar dan memebri dukungan ke suami. Tiap hari kami apply lamaran via online. Tapi karena kepentok umur yang sudah lumayan, jadi agak susah untuk mendapatkan pekerjaan. 


Akhirnya setelah 3 bulan menganngur, suami mencoba mendaftar ke Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Selatan (PPKD). Suami ambil jurusan teknik komputer karena untuk memperdalam ilmu komputer yang notabene posisi pekerjaan sebelumnya adalah IT Help desk.


Pelaksaan pelatihan ini sekitar 3 bulanan. Sebelum lebaran sekitar bulan Juni, kegiatan ini sudah selesai dilakukan. Hasil dari kegiatan ini adalah suami jadi mengerti sistem jaringan dan perangkat keras atau lunak. Serta mendapatkan seetifikat PPKD dan BNSP.

Kami berharap dengan mengikuti PPKD, suami bisa segera mendapatkan pekerjaan. Aamiin..

Usaha mencari2 pekerjaan tetep kami lakukan. Setiap hari saya bantu suami apply lamaran via email di kantor. Setelah 1 minggu habis lebaran, alhamdulillah suami saya mendapat panggilan kerja di salah satu perusahaan outshorching. Awalnya kami ragu, karena sepert yang kita tahu kalau perusahaan outshorching itu seperti apa. Tapi kami berfikir untuk jalanin dulu aja jika memang suami saya ketrima nantinya.


Setelah mengikuti tes dan wawancara suami saya dinyatakan keterima kerja sebagai IT back up di salah satu Bank swasta di Jakarta. Saya bersyukur sekali atas rezeki yang sudah Alloh berikan kepada kami. Alloh menjawab doa kami setelah 7 bulan suami menganggur. Kesabaran kami bener2 diuji. 


Saya jadi yakin, "Alloh tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan hambanya". 




Bayangkan gimana rasanya jika suami kita tidak punya penghasilan selama itu. Masih inget banget sebelum suami saya dpt kerja, tiap habis solat saya selalu berdoa sampai nangis2 minta sama Alloh agar suami dapat segera diberikan pekerjaan. Makanya saya sangat bersyukur akhirnya suami mendapat pekerjaan lagi.

Saya berharap suami bisa betah di tempat kerja yang baru. Walaupun awalnya harus kontrak dulu 3 bulan, tapi semoga bisa diperpanjang kontraknya. Aamiin...

Secara kebetulan, pekerjaan baru ini kami anggap sebagai hadiah pernikahan kami yang ke 7 tahun tepat 31 Juni 2019. ^_^

Untuk para mommy yang sedang di kasih ujian sama Alloh, tetep sabar dan ikhtiar ya. Insya Alloh, Alloh akan berikan sesuai yang kita butuhkan dan pada waktu yang tepat menurut Alloh.

Kita hanya mengikuti skenario yang sudah dituliskan oleh Alloh. Dan yakin bahwa kita sanggup melewatinya. Karena kalau Alloh sudah memilih kita untuk sebuah ujian, berarti Alloh sudah tahu bahwa kita bisa melewati ujian itu. Keep strong ya Emak2... 

Hikmah di balik musibah ini adalah saya menjadi semakin dekat dan keluarga kami semakin solid. Kami menjadi lebih kuat nantinya jika diberikan ujian lagi oleh Alloh SWT.. Aamiin...















Jumat, 05 Juli 2019

PENGALAMAN PERTAMA BIKIN BLOG

Hari ini adalah hari pertama saya membuat blog. Sebagai blogger pemula, rasanya masih jauh banget pemahaman saya tentang blog dibanding para mommy2 yang sudah lebih dulu berseliweran di dunia per blog-an. Tapi ga ada kata terlambat buat mencoba. ^-^.. Semangattt...

Saya mau cerita kenapa saya tergugah untuk membuat Blog..
Awalnya saya berfikir dengan punya Blog, maka saya akan bisa menyalurkan hoby saya yang senang curhat. hehehe.. 
Selain itu saya juga bisa mengembangkan bisnis saya nanti nya, yaitu jualan online. Saya juga bisa sambil berbagi informasi tentang banyak hal yang bermanfaat buat semua.

Buat para Mommy2 Blogger yang mampir ke blog aq, mohon masukannya ya jika blog yang aq buat masih banyak kekurangan. ^_^...

Oke selanjutnya saya mau memperkenalkan diri saya dulu. Kalau nama panjangku si Nur Istiqlaliah, kalau baru kenal si kayanya susah ya nyebut namanya. Hehehe..
Tapi bisa panggil saya Isty saja.

Saat ini saya seorang Ibu dengan satu Putra yang aktif dan pintar. Saya bekerja di Perusahaan Swasta sebagai Administrasi Finance dan Umum. Saya bekerja sejak lulus kuliah sampai anak saya umur 6 tahun sekarang ini. Kira- kira sudah 9 tahunan. Sebenernya si pengen jadi IRT sejati yang stay di rumah. Tapi untuk saat ini, sepertinya masih haru menjalani dua jabatan tersebut. Ibu Pekerja dan Ibu Rumah Tangga. Hehhehe..
Tapi cepat atau lambat, pasti saya akan jadi IRT sejati.. Insya Alloh...

Oke sekian dulu untuk perkenalan awal di pengalaman pertama saya membuat Blog. Salam kenal ya buat para Mommy2 di dunia per blog-an... ☺